var _____WB$wombat$assign$function_____=function(name){return (globalThis._wb_wombat && globalThis._wb_wombat.local_init && globalThis._wb_wombat.local_init(name))||globalThis[name];};if(!globalThis.__WB_pmw){globalThis.__WB_pmw=function(obj){this.__WB_source=obj;return this;}}{ let window = _____WB$wombat$assign$function_____("window"); let self = _____WB$wombat$assign$function_____("self"); let document = _____WB$wombat$assign$function_____("document"); let location = _____WB$wombat$assign$function_____("location"); let top = _____WB$wombat$assign$function_____("top"); let parent = _____WB$wombat$assign$function_____("parent"); let frames = _____WB$wombat$assign$function_____("frames"); let opener = _____WB$wombat$assign$function_____("opener"); // API callback related_results_labels({"version":"1.0","encoding":"UTF-8","feed":{"xmlns":"http://www.w3.org/2005/Atom","xmlns$openSearch":"http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/","xmlns$blogger":"http://schemas.google.com/blogger/2008","xmlns$georss":"http://www.georss.org/georss","xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-752637617636304653"},"updated":{"$t":"2018-12-20T07:06:42.650-08:00"},"category":[{"term":"News"},{"term":"Peristiwa"},{"term":"Hukum"},{"term":"Informasi"},{"term":"Tokoh"},{"term":"Pendidikan"},{"term":"Politik"},{"term":"Seni dan Budaya"},{"term":"Organisasi"},{"term":"Pembangunan"},{"term":"Daerah"},{"term":"kabar polri"},{"term":"Hot News"},{"term":"Kreatif"},{"term":"Agama"},{"term":"Sosial"},{"term":"Tentang"},{"term":"gresik"},{"term":"kriminal"},{"term":"nasional"},{"term":"Bisnis"},{"term":"Grobogan"},{"term":"Kesehatan"},{"term":"Olahraga"},{"term":"jombang"},{"term":"surabaya"},{"term":"Budaya"},{"term":"Badan Hukum"},{"term":"Info Layanan Public"},{"term":"Kabupaten"},{"term":"RADAR MINGGU TV"},{"term":"Susunan Redaksi"}],"title":{"type":"text","$t":"Radar Minggu"},"subtitle":{"type":"html","$t":"Media Nasional Cerdas Tajam Aktual"},"link":[{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#feed","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.radarminggu.com\/feeds\/posts\/default"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/752637617636304653\/posts\/default\/-\/Sosial?alt=json-in-script\u0026max-results=8"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/www.radarminggu.com\/search\/label\/Sosial"},{"rel":"hub","href":"http://pubsubhubbub.appspot.com/"},{"rel":"next","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/752637617636304653\/posts\/default\/-\/Sosial\/-\/Sosial?alt=json-in-script\u0026start-index=9\u0026max-results=8"}],"author":[{"name":{"$t":"reportase G"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"32","height":"32","src":"http:\/\/lh6.googleusercontent.com\/-ery-ONRHGjQ\/AAAAAAAAAAI\/AAAAAAAAACI\/EV_50yUtcv8\/s512-c\/photo.jpg"}}],"generator":{"version":"7.00","uri":"http://www.blogger.com","$t":"Blogger"},"openSearch$totalResults":{"$t":"10"},"openSearch$startIndex":{"$t":"1"},"openSearch$itemsPerPage":{"$t":"8"},"entry":[{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-752637617636304653.post-7405332631310275954"},"published":{"$t":"2018-10-14T21:50:00.000-07:00"},"updated":{"$t":"2018-10-14T21:51:26.361-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Hukum"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Informasi"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"News"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Peristiwa"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Sosial"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Tokoh"}],"title":{"type":"text","$t":"Ketua Baznas Grobogan Suwoto Gunadi dipolisikan"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Ctable align=\"center\" cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" class=\"tr-caption-container\" style=\"margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;\"\u003E\u003Ctbody\u003E\u003Ctr\u003E\u003Ctd style=\"text-align: center;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" data-original-height=\"840\" data-original-width=\"1280\" height=\"420\" src=\"https:\/\/3.bp.blogspot.com\/-ieYoI56XAKY\/W8Qb0rdyDHI\/AAAAAAAAdkw\/nh3HKsJEUoMU9Q8g_e5uP-TgX5cCVd2qwCLcBGAs\/s640\/LogoLicious_20181015_114520.png\" style=\"margin-left: auto; margin-right: auto;\" width=\"640\" \/\u003E\u003C\/td\u003E\u003C\/tr\u003E\u003Ctr\u003E\u003Ctd class=\"tr-caption\" style=\"text-align: center;\"\u003E\u003Ci\u003ENur Syahab (Pelapor)\u0026nbsp;\u003C\/i\u003E\u003C\/td\u003E\u003C\/tr\u003E\u003C\/tbody\u003E\u003C\/table\u003E\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\u003Ca href=\"https:\/\/3.bp.blogspot.com\/-ieYoI56XAKY\/W8Qb0rdyDHI\/AAAAAAAAdkw\/nh3HKsJEUoMU9Q8g_e5uP-TgX5cCVd2qwCLcBGAs\/s1600\/LogoLicious_20181015_114520.png\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Ci\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cb\u003EGrobogan, RM.\u0026nbsp; _\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cb\u003E\u0026nbsp; Y\u003C\/b\u003Eayasan Pondok Pesantren Nur Syahab yang beralamat di Desa Tambakan RT 4 RW 5 Kecamatan Gubug yang sedianya menerima bantuan program hafidz al Qur' an dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Grobogan sebesar Rp 50.809.312,- (Lima puluh juta delapan ratus sembilan ribu tiga ratus dua belas rupiah), namun kenyataannya hanya menerima Rp 2.500.000,- (Dua Juta Lima Ratus Ribu Rupiah). Hal ini di ungkapkan oleh KH Ali Maskur, Msc, Ssi selaku ketua yayasan tersebut.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\"Yayasan kami dapat bantuan program hafidz alqur' an dari Baznas sebesar Rp Rp 50.809.312,- (Lima puluh juta delapan ratus sembilan ribu tiga ratus dua belas rupiah), namun kenyataannya hanya menerima Rp 2.500.000,- (Dua Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) pada tanggal 8 Juni 2018 di Pendopo Kabupaten yang di saksikan oleh Muspida dan instansi terkait,\" ungkapnya, Sabtu (13\/10\/2018).\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u0026nbsp; Lebih lanjut Ali menambahkan jika dirinya merasa di bohongi, karena saat penyerahan bantuan jelas tertulis Rp 50.809.312,- (Lima puluh juta delapan ratus sembilan ribu tiga ratus dua belas rupiah) namun yang di terima hanya Rp 2.500.000,- (Dua Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) untuk itu pihaknya akan membawa persoalan ini ke ranah hukum.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\"Kami kemarin sudah melaporkan kasus tersebut ke Polres Grobogan, cuma hingga hari ini masih proses pemeriksaan,\" imbuhnya.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u0026nbsp; Masih menurut Ali bahwa pihaknya juga sudah melakukan klarifikasi ke Baznas Grobogan yang saat itu langsung di terima oleh Suwoto Gunadi selaku Ketua Baznas Kabupaten Grobogan, dalam keterangannya Suwoto mengatakan bahwa bantuan sebesar Rp 50.809.312,- (Lima puluh juta delapan ratus sembilan ribu tiga ratus dua belas rupiah) hanya simbolis, karena bukan hanya yayasan kami saja mendapatkan bantuan namun juga banyak yayasan lainya yang mendapatkan bantuan.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\"Kami sempat lakukan klarifikasi ke Suwoto selaku kepala Baznas Grobogan, namun malah di jawab kalau bantuan sebesar itu adalah simbolis saja, sehingga hal ini yang tak jadikan alasan untuk melaporkan kasus tersebut ke Polres Grobogan,\" tuturnya.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003EAli juga mengatakan bahwa pihaknya sebelumnya sudah melaporkan hal tersebut ke Ketua MUI Kabupaten Grobogan yang di terima langsung oleh KH Hamzah Matni selaku pengawas Baznas Grobogan.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\"Bahwa program dari Baznas tersebut tidak pernah di sampaikan ke MUI Grobogan, selain itu kami juga ke Kemenag Grobogan yang juga pengawas mengatakan bahwa program tersebut tidak benar,\" jelasnya.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u0026nbsp; Sementara itu Kapolres Grobogan AKBP Choiron Al Atiq melalui Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Maryoto saat di hubungi melalui ponselnya mengatakan bahwa, memang benar Baznas Grobogan telah di laporkan oleh Ketua Yayasan Pondok Pesantren Nur Syahab yang beralamat di Desa Tambakan RT 4 RW 5 Kecamatan Gubug.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\"Baznas\u0026nbsp; Grobogan telah di laporkan ke Polres Grobogan oleh Ketua Yayasan Pondok Pesantren Nur Syahab yang beralamat di Desa Tambakan RT 4 RW 5 Kecamatan Gubug,\" jelasnya, Minggu (14\/10\/2018).\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u0026nbsp; Maryoto juga mengatakan berdasarkan laporan tersebut saat ini kami masih meminta keterangan secara detail pelapor.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\"Laporan tersebut sudah kita terima dan saat ini masih proses pemeriksaan,\" singkatnya.awp\/gik rm\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/752637617636304653\/posts\/default\/7405332631310275954"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/752637617636304653\/posts\/default\/7405332631310275954"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/www.radarminggu.com\/2018\/10\/ketua-baznas-grobogan-suwoto-dipolisikan.html","title":"Ketua Baznas Grobogan Suwoto Gunadi dipolisikan"}],"author":[{"name":{"$t":"radar minggu"},"uri":{"$t":"https:\/\/plus.google.com\/107884203273735423979"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"32","height":"32","src":"http:\/\/lh4.googleusercontent.com\/-c6MpHOo97t0\/AAAAAAAAAAI\/AAAAAAAAAYQ\/jZ5rv2EQN2Q\/s512-c\/photo.jpg"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https:\/\/3.bp.blogspot.com\/-ieYoI56XAKY\/W8Qb0rdyDHI\/AAAAAAAAdkw\/nh3HKsJEUoMU9Q8g_e5uP-TgX5cCVd2qwCLcBGAs\/s72-c\/LogoLicious_20181015_114520.png","height":"72","width":"72"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-752637617636304653.post-6262014395516726298"},"published":{"$t":"2018-03-28T00:06:00.000-07:00"},"updated":{"$t":"2018-03-28T00:06:19.521-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"News"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Organisasi"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Sosial"}],"title":{"type":"text","$t":"Baksos, Banser Utamakan Kepentingan Sosial"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Ctable cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" class=\"tr-caption-container\" style=\"float: left; margin-right: 1em; text-align: left;\"\u003E\u003Ctbody\u003E\u003Ctr\u003E\u003Ctd style=\"text-align: center;\"\u003E\u003Ca href=\"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-Qv1TAPdipeU\/Wrs-MxGYS1I\/AAAAAAAAO3g\/90DlRdJSxkEvQ6YtfAygGE9UJyS3p3bigCLcBGAs\/s1600\/LogoLicious_20180328_135854.png\" imageanchor=\"1\" style=\"clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" data-original-height=\"1422\" data-original-width=\"1152\" height=\"400\" src=\"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-Qv1TAPdipeU\/Wrs-MxGYS1I\/AAAAAAAAO3g\/90DlRdJSxkEvQ6YtfAygGE9UJyS3p3bigCLcBGAs\/s400\/LogoLicious_20180328_135854.png\" width=\"323\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/td\u003E\u003C\/tr\u003E\u003Ctr\u003E\u003Ctd class=\"tr-caption\" style=\"text-align: center;\"\u003E\u003Ci\u003EKegiatan Bansos\u003C\/i\u003E\u003C\/td\u003E\u003C\/tr\u003E\u003C\/tbody\u003E\u003C\/table\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cb\u003EGrobogan , RM. _\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cb\u003E\u0026nbsp; D\u003C\/b\u003Eemi kepentingan NKRI untuk mewujudkan keselamatan Bangsa dan Negara, berbagai giat Barisan Serba guna (Banser) telah dilakukan. Selain mendalami Kegiatan Peraturan Baris Berbaris (PBB), Banser Grobogan juga tanggap kepentingan sosial, seperti yang dilakukan Banser Grobogan sejak tiga hari lalu, mereka merenovasi rumah seorang anggota Banser warga Pancan RT 02 RW 06 Getasrejo Grobogan, Muhammad Zaini (64).\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u0026nbsp; Menurut keterangan Ketua Anak Cabang (Ancab) GP Ansor Grobogan, Harsono, kegiatan ini adalah program NU care - Lazisnu Jawa Tengah bekerjasama memberikan bantuan kepada masyarakat yang tidak mampu. \"Tujuannya agar masyarakat bisa tinggal di rumah layak huni, kenyamanan dalam beribadah juga ditopang dari sarana,\" terangnya, Rabu (28\/3).\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u0026nbsp; Pemilik rumah Zaini mengucapkan berterima kasih atas bantuan yang diberikan pihak NU Care Lazisnu dan Banser Grobogan yang membantu merehap rumah miliknya.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u0026nbsp; Ketua GP Ansor Cabang Grobogan Muhammad Sirojudin mengatakan kegiatan rehap rencananya akan dilanjutkan di rumah Ruswadi(60) seorang warga Pancan yang kurang mampu dan tertimpa musibah akibat kecelakaan, hingga kaki sebelah kanan putus. \"untuk itu, sekecil apapun adanya dukungan masyrakat dalam pelaksanaan Baksos tersebut sangat berarti bagi Semuanya.\"Jelas M Sirojudin.\"gik rm\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/752637617636304653\/posts\/default\/6262014395516726298"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/752637617636304653\/posts\/default\/6262014395516726298"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/www.radarminggu.com\/2018\/03\/baksos-banser-utamakan-kepentingan.html","title":"Baksos, Banser Utamakan Kepentingan Sosial"}],"author":[{"name":{"$t":"radar minggu"},"uri":{"$t":"https:\/\/plus.google.com\/107884203273735423979"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"32","height":"32","src":"http:\/\/lh4.googleusercontent.com\/-c6MpHOo97t0\/AAAAAAAAAAI\/AAAAAAAAAYQ\/jZ5rv2EQN2Q\/s512-c\/photo.jpg"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-Qv1TAPdipeU\/Wrs-MxGYS1I\/AAAAAAAAO3g\/90DlRdJSxkEvQ6YtfAygGE9UJyS3p3bigCLcBGAs\/s72-c\/LogoLicious_20180328_135854.png","height":"72","width":"72"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-752637617636304653.post-2026069578868669819"},"published":{"$t":"2018-03-01T01:10:00.000-08:00"},"updated":{"$t":"2018-03-01T01:10:51.152-08:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Grobogan"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Hukum"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"News"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Peristiwa"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Sosial"}],"title":{"type":"text","$t":"Diduga sakit jiwa, seorang TKW asal Grobogan hina orang Indonesia"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Ctable cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" class=\"tr-caption-container\" style=\"float: left; margin-right: 1em; text-align: left;\"\u003E\u003Ctbody\u003E\u003Ctr\u003E\u003Ctd style=\"text-align: center;\"\u003E\u003Ca href=\"https:\/\/2.bp.blogspot.com\/-MRxeKKt7jj0\/WpfAgEXBiDI\/AAAAAAAAM18\/7y2JtG3XSOciuC7puBVh6AqMwd5rrazewCLcBGAs\/s1600\/LogoLicious_20180222_112425.png\" imageanchor=\"1\" style=\"clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" data-original-height=\"984\" data-original-width=\"720\" height=\"400\" src=\"https:\/\/2.bp.blogspot.com\/-MRxeKKt7jj0\/WpfAgEXBiDI\/AAAAAAAAM18\/7y2JtG3XSOciuC7puBVh6AqMwd5rrazewCLcBGAs\/s400\/LogoLicious_20180222_112425.png\" width=\"292\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/td\u003E\u003C\/tr\u003E\u003Ctr\u003E\u003Ctd class=\"tr-caption\" style=\"text-align: center;\"\u003E\u003Ci\u003EParjiyem\/TKW\u003C\/i\u003E\u003C\/td\u003E\u003C\/tr\u003E\u003C\/tbody\u003E\u003C\/table\u003E\u003Cb\u003EGrobogan,\u0026nbsp; RM. _\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cb\u003E\u0026nbsp; D\u003C\/b\u003Eunia Medsos akhir akhir ini dibuat heboh oleh seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Grobogan Jawa Tengah yang bekerja di\u0026nbsp; Arab Saudi sebagai Pembantu Rumah tangga. Betapa tidak, karena TKW tersebut dengan gaya ceplas ceplosnya memakai kata kata kotor dan jorok telah ia pakai untuk menghina orang Indonesia. Bahkan ia juga tak segan segan dengan santainya menghina para Pegawai Negeri Sipil (PNS) . Dalam vidio yang ia sebarkan dengan akun \"Selviana Agustina\" tersebut ia selalu dengan kata mengejek pada semua orang. Tentu saja hal ini membuat komentar pedas untuknya,\u0026nbsp; bahkan vidio balasan juga banyak yang membuat untuk membalas TKW tersebut.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Ctable cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" class=\"tr-caption-container\" style=\"float: left; margin-right: 1em; text-align: left;\"\u003E\u003Ctbody\u003E\u003Ctr\u003E\u003Ctd style=\"text-align: center;\"\u003E\u003Ca href=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-DmlxWvAUVDA\/WpfC2nUyTMI\/AAAAAAAAM2I\/ljG6xjnlaeISsQHgb6-IFEEWDpz2S9EAQCLcBGAs\/s1600\/LogoLicious_20180301_155102.png\" imageanchor=\"1\" style=\"clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" data-original-height=\"1457\" data-original-width=\"1122\" height=\"400\" src=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-DmlxWvAUVDA\/WpfC2nUyTMI\/AAAAAAAAM2I\/ljG6xjnlaeISsQHgb6-IFEEWDpz2S9EAQCLcBGAs\/s400\/LogoLicious_20180301_155102.png\" width=\"307\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/td\u003E\u003C\/tr\u003E\u003Ctr\u003E\u003Ctd class=\"tr-caption\" style=\"text-align: center;\"\u003E\u003Ci\u003EParjiyem \u003Cbr \/\u003Ebersama anaknya\u003C\/i\u003E\u003C\/td\u003E\u003C\/tr\u003E\u003C\/tbody\u003E\u003C\/table\u003EHingga salah satu warga net yang berhasil menelusuri untuk mencari alamat dan rumah asli TKW tersebut. Diketahui orang tersebut bernama asli \"Parjiyem\" warga Dsn Sonorejo Ds Sindurejo Kec Toroh Grobogan Jawa Tengah. Sungguh miris ketika dijetahui kondisi kehidupanya di Desa. Sangat berbeda jauh dengan apa yang ia omongkan di vidio yang ia sebarkan. Wanita dengan nama asli Parjiyem tersebut ternyata sudah memiliki suami dan dua anak yang masih kecil kecil. Mereka sudah bertahun tahun ditinggal pergi Parjiyem dan tidak pernah pulang. Sehingga mereka harus bertahan dengan kondisi hidup apa adanya.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u0026nbsp; Salah satu tetangganyayang berhasil ditemui radarminggu mengatakan bahwa, sebelum parjiyem pergi kindisi jiwanya biasa biasa saja seperti orang orang desa pada umumnya. Namun akhir akhir ini para tetangga juga heran atas tingkah laku parjiyem yang sudah kayak orang tidak waras\/stres. Tentu saja sejumlah tetangganya juga merasa risih atas ulah Parjiyem yang menyatakan dirinya sebagai \"Ratu Youtobe\"\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u0026nbsp; Sementara dalam patauan radarminggu di Facebook memang benar adanya komentar makian yang ditujukan kepada Parjiyem pemilik akun Seviana Agustina\"\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003EBerikut beberapa Copyan komentar para Netizen :\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cb\u003E\"Tiya maya\"\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003ENih org udah mukanya jelek mulutnya jelek hatinya jg jelek makan kyk kudanil aja congornya bunyi2,jorok banget sih nasinya sampe nyembur2 keluar n belepotan kesana sini,kyk gini modelnya minta naik ninja? Muka udah kyk ban bekas banyak fleknya kok ke PD an ga karuan.Seandainya di indonesia ga ada hukum dia pulang kampung di hadang aja di bandara di gebukin rame2 biar kempes ๐Ÿ˜ก\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cb\u003E\"anna huwoyon sinabah\"\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003EAstagfirullah...ini makan atau rakus? orang gila..masih ada jg orang yg mau jadikan dia\u0026nbsp; pembantu..jorokkkk๐Ÿ˜ˆ๐Ÿ˜ˆ๐Ÿ˜ˆ.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003Etim rm\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/752637617636304653\/posts\/default\/2026069578868669819"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/752637617636304653\/posts\/default\/2026069578868669819"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/www.radarminggu.com\/2018\/03\/diduga-sakit-jiwa-seorang-tkw-asal.html","title":"Diduga sakit jiwa, seorang TKW asal Grobogan hina orang Indonesia"}],"author":[{"name":{"$t":"radar minggu"},"uri":{"$t":"https:\/\/plus.google.com\/107884203273735423979"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"32","height":"32","src":"http:\/\/lh4.googleusercontent.com\/-c6MpHOo97t0\/AAAAAAAAAAI\/AAAAAAAAAYQ\/jZ5rv2EQN2Q\/s512-c\/photo.jpg"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https:\/\/2.bp.blogspot.com\/-MRxeKKt7jj0\/WpfAgEXBiDI\/AAAAAAAAM18\/7y2JtG3XSOciuC7puBVh6AqMwd5rrazewCLcBGAs\/s72-c\/LogoLicious_20180222_112425.png","height":"72","width":"72"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-752637617636304653.post-7871739977298740083"},"published":{"$t":"2018-02-22T04:24:00.001-08:00"},"updated":{"$t":"2018-02-22T04:24:16.217-08:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Hukum"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"News"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Peristiwa"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Sosial"}],"title":{"type":"text","$t":"Diduga takut dilaporkan, Rovi solikah wanita penyebar uang minta Damai"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Ctable cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" class=\"tr-caption-container\" style=\"float: left; margin-right: 1em; text-align: left;\"\u003E\u003Ctbody\u003E\u003Ctr\u003E\u003Ctd style=\"text-align: center;\"\u003E\u003Ca href=\"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-3nmosup07n4\/Wo61id_O2WI\/AAAAAAAAMbE\/Hx67VnvYumM_VIpkbjMB1swjZhiBAklIgCLcBGAs\/s1600\/LogoLicious_20180222_182956.png\" imageanchor=\"1\" style=\"clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" data-original-height=\"415\" data-original-width=\"720\" height=\"184\" src=\"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-3nmosup07n4\/Wo61id_O2WI\/AAAAAAAAMbE\/Hx67VnvYumM_VIpkbjMB1swjZhiBAklIgCLcBGAs\/s320\/LogoLicious_20180222_182956.png\" width=\"320\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/td\u003E\u003C\/tr\u003E\u003Ctr\u003E\u003Ctd class=\"tr-caption\" style=\"text-align: center;\"\u003E\u003Ci\u003ESurat Damai \u0026amp; Ovie\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp;(penyebar uang)\u003C\/i\u003E\u003C\/td\u003E\u003C\/tr\u003E\u003C\/tbody\u003E\u003C\/table\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cb\u003ETulungagung, RM. _\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cb\u003E\u0026nbsp; B\u003C\/b\u003Eeberapa hari yang lalu, Dunia maya sedang dihebohkan adanya vidio tentang seseorang marah marah sambil melemparkan sejumlah uang pecahan ratusan ribu dan limapuluhan ribu. Dalam Vidio tersebut\u0026nbsp; sang penyebar uang telah melemparkan uang ke muka wanita kerudung merah, dituduh telah selingkuh dengan suaminya (dendy) sehingga penyebar uang mengamuk sambil melempari uang pada tertuduh. Diketahui wanita berjilbab merah tersebut bernama asli Nila Rahmaniar. Dan orang yang pamer uang tersebut bernama Rovi Sulikah. Keduanya merupakan warga Tulungagung Jawa Timur.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u0026nbsp; Hingga berikutnya Wanita bernama Nila ini juga membantah lewat Vidio yang dibuatnya atas tuduhan telah berselingkuh dengan Dendy, suami Ovie, wanita penyebar uang.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u0026nbsp; Informasi yang dihimpun radarminggu bahwa keduanya telah membuat kesepakatan damai pada hari Rabu 21\/2\/18.Tawaran damai tersebut datang dari Rovi Solikah, nama asli Ovie.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u0026nbsp; Dikatakan oleh Nila bahwa kesepakatan damai dibuat di rumah rias Poernanda di kawasan perumahan dekat pasar Senggol Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung. Ketika datang untuk ngajak damai, Ovie didampingi oleh asistennya. Bahkan saat pertama datang Ovie sempat mengalami pingsan.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u0026nbsp; Karena merasa kasihan, dan Melihat keseriusan Ovie untuk menawarkan damai, sehingga Nila tidak bisa menolak tawaran damai tersebut. Tentu saja hal ini membuat Nila bisa nemaafkan dan menerima tawaran damai tersebut.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\"Saya sudah terima (berdamai). Karena hubungan pertemanan kami sudah terjalin lama,โ€ Jelas Nila.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u0026nbsp; Dalam isi Surat Pernyataan damai tersebut telah disepakati bahwa Keduanya sepakat tidak memperpanjang masalah, dan tidak akan mengunggah apapun ke media sosial. Selain itu juga disebutkan, bahwa kedua pihak tidak akan menuntut baik pidana maupun perdata.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u0026nbsp; Nilla juga menambahkan bahwa,\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003EDalam kesepakatan ini dilakukan dengan tulus. Tidak ada kompensasi kerugian dari kedua pihak. Meski sebenarnya Nilla sangat dirugikan, namun sejauh ini Nila juga tidak menerima uang dari proses perdamaian tersebut.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u0026nbsp; Sementara itu, Noval KDI (Kontes Dangdut Indonesia) adik kandung Nilla mengatakan bahwa, meskipun sebelumnya Noval sangat marah dengan perlakuan Ovie kepada Nila, Namun ia tetap menghormati apa yang menjadi keputusan kakaknya tersebut.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cb\u003Etim rm\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/752637617636304653\/posts\/default\/7871739977298740083"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/752637617636304653\/posts\/default\/7871739977298740083"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/www.radarminggu.com\/2018\/02\/diduga-takut-dilaporkan-rovi-solikah.html","title":"Diduga takut dilaporkan, Rovi solikah wanita penyebar uang minta Damai"}],"author":[{"name":{"$t":"radar minggu"},"uri":{"$t":"https:\/\/plus.google.com\/107884203273735423979"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"32","height":"32","src":"http:\/\/lh4.googleusercontent.com\/-c6MpHOo97t0\/AAAAAAAAAAI\/AAAAAAAAAYQ\/jZ5rv2EQN2Q\/s512-c\/photo.jpg"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-3nmosup07n4\/Wo61id_O2WI\/AAAAAAAAMbE\/Hx67VnvYumM_VIpkbjMB1swjZhiBAklIgCLcBGAs\/s72-c\/LogoLicious_20180222_182956.png","height":"72","width":"72"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-752637617636304653.post-3082787645555880302"},"published":{"$t":"2018-02-11T22:22:00.000-08:00"},"updated":{"$t":"2018-02-11T22:22:07.617-08:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"News"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pembangunan"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Sosial"}],"title":{"type":"text","$t":"Jalan menuju Jembatan Gantung di Kali Lusi Perlu Perbaikan"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Ctable cellpadding=\"0\" cellspacing=\"0\" class=\"tr-caption-container\" style=\"float: left; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Ctbody\u003E\u003Ctr\u003E\u003Ctd style=\"text-align: center;\"\u003E\u003Ca href=\"https:\/\/2.bp.blogspot.com\/-zBK8OuAD7nU\/WoEvhLlExSI\/AAAAAAAALtA\/N_g2cNloEoA6r-fSc5CCA6sYiFp-mGB4wCLcBGAs\/s1600\/LogoLicious_20180212_130746.png\" imageanchor=\"1\" style=\"clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" data-original-height=\"474\" data-original-width=\"845\" height=\"223\" src=\"https:\/\/2.bp.blogspot.com\/-zBK8OuAD7nU\/WoEvhLlExSI\/AAAAAAAALtA\/N_g2cNloEoA6r-fSc5CCA6sYiFp-mGB4wCLcBGAs\/s400\/LogoLicious_20180212_130746.png\" width=\"400\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/td\u003E\u003C\/tr\u003E\u003Ctr\u003E\u003Ctd class=\"tr-caption\" style=\"font-size: 12.8px; text-align: center;\"\u003E\u003Ci\u003EKondisi jalan menuju jembatan\u003C\/i\u003E\u003C\/td\u003E\u003C\/tr\u003E\u003C\/tbody\u003E\u003C\/table\u003E\u003Cb\u003EGrobogan, RM. _\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cb\u003E\u0026nbsp; T\u003C\/b\u003Eerbangunya jembatan penghubung antara Masyarakat Pulokulon dan Wirosari yang berada di Desa Mangunrejo-Tanjungrejo dinilai membantu dalam segala urusan masyarakat. Termasuk juga ekonomi bisa mengalami peningkatan. Namun jembatan yang dibangun bulan Desember lalu masih perlu adanya perbaikan pada jalan menuju jembatan tersebut. Perhatian dan dukungan oleh kedua Desa yakni Ds Mangunrejo Pulokulin dan Ds Tanjungrejo juga sangat diperlukan.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u0026nbsp; Inforamasi yang dihimpun radarminggu dari para oengguna jalan tersebut bahwa, sebelum dibangun jembatan, mereka bepergian untuk bekerja, berdagang dan lain lain terpaksa menggunakan penyeberangan perahu sampan saat melewati sungai, Namun kini langsung bisa ke lokasi kerjaan tanpa harus bersusah payah menaiki perahu lagi. Meski demikian mereka masih menyesalkan adanya akses jalan yang menuju Jembatan tersebut. Karena jika usai hujan turun kondisi jalan masih berlumpur dan jalan tersebut susah untuk dilewatinya karena perbaikan dan pemadatan yang belum ditanganinya.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u0026nbsp; Seperti dikatakan oleh diungkapkan Suprihatin (43) warga Tanjungharjo, meski jembatan penghubung telah dibangun, saat hujan dirinya memilih memutar ketimbang melalui jembatan tersebut lantaran jalan sebelum dan sesudah jembatan berlumpur.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u0026nbsp; Untuk itu, Masyarakat setempat berharap selain pembangunan jembatan gantung, akses jalan penghubung diprioritaskan sebab jalan tersebut merupakan\u0026nbsp; akses ekonomi, pendidikan.\u003Cb\u003Egik rm\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/752637617636304653\/posts\/default\/3082787645555880302"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/752637617636304653\/posts\/default\/3082787645555880302"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/www.radarminggu.com\/2018\/02\/jalan-menuju-jembatan-gantung-di-kali.html","title":"Jalan menuju Jembatan Gantung di Kali Lusi Perlu Perbaikan"}],"author":[{"name":{"$t":"radar minggu"},"uri":{"$t":"https:\/\/plus.google.com\/107884203273735423979"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"32","height":"32","src":"http:\/\/lh4.googleusercontent.com\/-c6MpHOo97t0\/AAAAAAAAAAI\/AAAAAAAAAYQ\/jZ5rv2EQN2Q\/s512-c\/photo.jpg"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https:\/\/2.bp.blogspot.com\/-zBK8OuAD7nU\/WoEvhLlExSI\/AAAAAAAALtA\/N_g2cNloEoA6r-fSc5CCA6sYiFp-mGB4wCLcBGAs\/s72-c\/LogoLicious_20180212_130746.png","height":"72","width":"72"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-752637617636304653.post-7920781022436312188"},"published":{"$t":"2018-01-08T22:17:00.000-08:00"},"updated":{"$t":"2018-01-08T22:17:19.072-08:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kesehatan"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"News"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Sosial"}],"title":{"type":"text","$t":"Gagal Ginjal, Tak punya biaya untuk berobat Samsuri pasrah"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\u003Ca href=\"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-Bp1t9V7kl60\/WlRddbDGHhI\/AAAAAAAAJKs\/NL4tmYt1VP8Ulnxe2ilbA44R0UjgngdBwCLcBGAs\/s1600\/IMG20180109114954.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" data-original-height=\"1600\" data-original-width=\"903\" height=\"640\" src=\"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-Bp1t9V7kl60\/WlRddbDGHhI\/AAAAAAAAJKs\/NL4tmYt1VP8Ulnxe2ilbA44R0UjgngdBwCLcBGAs\/s640\/IMG20180109114954.jpg\" width=\"360\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cb\u003EGrobogan,\u0026nbsp; RM. _\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cb\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp;S\u003C\/b\u003Eamsuri 41 tahun warga Kelurahan\u0026nbsp; Kalongan RT 02\/RW 01 Kec Purwodadi Kab Grobogan Jawa Tengah ini hanya bisa pasrah pada sang Khaliq. Pria yang nemiliki isyri bernama Hartini 44 th dan memiliki 3 anak dari perkawinanya tersebut sudah 2 tahun mengalami sakit gagal Ginjal. Sedangkan selama 2 tahun ini mereka harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit guna mencari kesembuhan yang diderita okeh Samsuri. Hingga tabungan dan apa yang mereka punya habis, Namun penyakitnya juga tak kunjung sembuh. Mereka sekwluarga hanya bisa pasrah dan menunggu keajaiban sang Khaliq.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; Selasa siang sekitar pukul 11. 00Wib 09\/01\/2018 ketika ditemui radarminggu di rumahnya Samsuri mengeluhkan sakit yang dideritanya. Tiap hari yang ia rasakan macam macam sakitnya, mulai dari Kepala pusing, seluruh tubuh capek capek dan khusus pada kelamin di bagian kedua telur selalu mengeluarkan air (mengalami bocor).\u0026nbsp; Bahkan ia juga mengalami kebutaan. Tentu saja hal ini juga menjadikan repot yang dialami olehnya. Selain itu kondisi tubuh samsuri sangat lemas,\u0026nbsp; untuk merubah posisi dari duduk atau tidur juga harus memerlukan bantuan.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u0026nbsp; Hal yang sama juga disampaikan oleh Hartutik 60 th ibu kandung Samsuri, kepada radarminggu ia menceritakan tentang anak Sulungnya tersebut. \"Tiap hari harus ada yang bantu mas, tadi malam saja orang serumah juga tidak bisa tidur karena samsuri merintih merasakan sakitnya\" Terangnya.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp;Hartutik juga menyampaikan bahwa pihak keluarga hanya bisa pasrah karena untuk biaya pengobatan samsuri sudah tidak nemilikinya lagi. Menurut Dokter samsuri harus cuci darah seminggu hingga 2 kali. Mengingat tidak memiliki biaya sehingga keluarga hanya bisa pasrah dan hanya merawat semampunya.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u0026nbsp; Hartutik juga menyampaikan bahwa Meski tempat tinggalnya tidak jauh dari Kaur Kelurahan dan Bidan Kelurahan, sejauh ini belum pernah ada petunjuk \/ saran dari Kelurahan setempat. \u003Cb\u003Egik rm\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/752637617636304653\/posts\/default\/7920781022436312188"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/752637617636304653\/posts\/default\/7920781022436312188"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/www.radarminggu.com\/2018\/01\/gagal-ginjal-tak-punya-biaya-untuk.html","title":"Gagal Ginjal, Tak punya biaya untuk berobat Samsuri pasrah"}],"author":[{"name":{"$t":"radar minggu"},"uri":{"$t":"https:\/\/plus.google.com\/107884203273735423979"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"32","height":"32","src":"http:\/\/lh4.googleusercontent.com\/-c6MpHOo97t0\/AAAAAAAAAAI\/AAAAAAAAAYQ\/jZ5rv2EQN2Q\/s512-c\/photo.jpg"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-Bp1t9V7kl60\/WlRddbDGHhI\/AAAAAAAAJKs\/NL4tmYt1VP8Ulnxe2ilbA44R0UjgngdBwCLcBGAs\/s72-c\/IMG20180109114954.jpg","height":"72","width":"72"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-752637617636304653.post-390407682954849959"},"published":{"$t":"2017-12-10T03:06:00.000-08:00"},"updated":{"$t":"2017-12-10T03:06:01.705-08:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"News"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Organisasi"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Sosial"}],"title":{"type":"text","$t":"Bakti Sosial, Puluhan banser (Pasukan Kyai Abbas Buntet) perbaiki kerusakan jalan"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\u003Ca href=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-H3gptyxZveY\/Wi0UhHo-VWI\/AAAAAAAAG1o\/YaEkLQZjIQAtxUcJsg7SDmN-Oqg3UBFZwCLcBGAs\/s1600\/IMG-20171210-WA0096.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" data-original-height=\"960\" data-original-width=\"1280\" height=\"300\" src=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-H3gptyxZveY\/Wi0UhHo-VWI\/AAAAAAAAG1o\/YaEkLQZjIQAtxUcJsg7SDmN-Oqg3UBFZwCLcBGAs\/s400\/IMG-20171210-WA0096.jpg\" width=\"400\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cb\u003EGrobogan,\u0026nbsp; RM\u003C\/b\u003E.\u0026nbsp; _\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp;\u003Cspan style=\"font-size: x-large;\"\u003EK\u003C\/span\u003Eesadaran bergotong royong dan peduli terhadap sesama manusia telah dilakukan oleh Gerakan Pemuda (GP) Ansor Ranting Asemrudung Kec. Geyer Kab. Grobogan Jawa Tengah. Hanya dengan peralatan seadanya, Minggu 10\/12\/2017 puluhan Banser melakukan kegiatan Bakti Sosial (Baksos) untuk memperbaiki kerusakan jalan kabupaten yang menuju Desa Asemrudung Geyer Grobogan. Penangan darurat dilakukan agar longsor di badan jalan penghubung antar kabupaten tidak semakin parah.\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\u003Ca href=\"https:\/\/3.bp.blogspot.com\/-sn7i-Ucynlc\/Wi0U1dRBWuI\/AAAAAAAAG1s\/tJ7yaPUUnjAVjEPxzULeh81qSeOCfMx7ACLcBGAs\/s1600\/IMG-20171210-WA0095.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" data-original-height=\"960\" data-original-width=\"1280\" height=\"300\" src=\"https:\/\/3.bp.blogspot.com\/-sn7i-Ucynlc\/Wi0U1dRBWuI\/AAAAAAAAG1s\/tJ7yaPUUnjAVjEPxzULeh81qSeOCfMx7ACLcBGAs\/s400\/IMG-20171210-WA0095.jpg\" width=\"400\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003EMenurut Ketua Ranting GP Ansor ranting Asemrudung Santoso bahwa,\u0026nbsp; gerakan dilakukan berdasarkan kesepakatan sahabat-sahabat saat melihat kerusakan jalan kabupaten tersebut yang tidak segera ditangani ditangani oleh Pemerintah setempat.\u003Cbr \/\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\"Kita lakukan apa yang kita mampu, agar kerusakan teratasi dan tidak makin melebar, kasihan para pemakai jalan yang menggunakan jalan ini sebagai akses satu-satunya,\" Jelas Santoso.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u0026nbsp; Dengan berbekal peralatan yabg seadanya, Mereka para anggota serta murid dari Kyai ABBAS BUNTET (Komandan Banser pertama) membuat Dolken\/pasung\u0026nbsp; serta anyaman bambu untuk menahan longsor , selain itu mereka juga membuat penahan longsor dari sak-sak bekas berisi tanah. \u003Cb\u003Egik\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/752637617636304653\/posts\/default\/390407682954849959"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/752637617636304653\/posts\/default\/390407682954849959"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/www.radarminggu.com\/2017\/12\/bakti-sosial-puluhan-banser-pasukan.html","title":"Bakti Sosial, Puluhan banser (Pasukan Kyai Abbas Buntet) perbaiki kerusakan jalan"}],"author":[{"name":{"$t":"radar minggu"},"uri":{"$t":"https:\/\/plus.google.com\/107884203273735423979"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"32","height":"32","src":"http:\/\/lh4.googleusercontent.com\/-c6MpHOo97t0\/AAAAAAAAAAI\/AAAAAAAAAYQ\/jZ5rv2EQN2Q\/s512-c\/photo.jpg"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-H3gptyxZveY\/Wi0UhHo-VWI\/AAAAAAAAG1o\/YaEkLQZjIQAtxUcJsg7SDmN-Oqg3UBFZwCLcBGAs\/s72-c\/IMG-20171210-WA0096.jpg","height":"72","width":"72"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-752637617636304653.post-2319586119405949654"},"published":{"$t":"2017-12-02T22:27:00.003-08:00"},"updated":{"$t":"2017-12-03T00:02:39.294-08:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"News"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Organisasi"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Sosial"}],"title":{"type":"text","$t":"Peduli Bencana, Komunitas Mazda MBL MR 90 Regional 2 Jateng DIY lakukan Bakti Sosial"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\u003Ca href=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-bQKQcTWAmQU\/WiOYREn86PI\/AAAAAAAAGCU\/IgzCRZnJt4E7Ocf9gZeMbHeMdRZMiY-dwCLcBGAs\/s1600\/IMG-20171203-WA0068.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" data-original-height=\"780\" data-original-width=\"1040\" height=\"300\" src=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-bQKQcTWAmQU\/WiOYREn86PI\/AAAAAAAAGCU\/IgzCRZnJt4E7Ocf9gZeMbHeMdRZMiY-dwCLcBGAs\/s400\/IMG-20171203-WA0068.jpg\" width=\"400\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\u0026nbsp;\u003Cb style=\"text-align: justify;\"\u003EBantul, RM. -\u003C\/b\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp;Pakai Mazda banyak saudara, demikian motto yang selalu dipakai salam oleh mereka sesama anggota Komunitas mobil Mazda Vantrend Jogja Club dan MBL MR 90 Indonesia. Seduluran saklawase dan peduli sesama telah diutamakan. Sebagai ajang silahturohmi, bukan Kopdar sesama anggotanya saja yang dilakukan, namun acara sosial juga mereka lakukan.\u0026nbsp; \u0026nbsp;\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\u003Ca href=\"https:\/\/2.bp.blogspot.com\/-EP8YxNgEVRw\/WiOYRJ5nkrI\/AAAAAAAAGCY\/Mpenpz8GAbs3TWQwTh7keamtjafaINWGgCEwYBhgL\/s1600\/IMG-20171203-WA0075.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" data-original-height=\"648\" data-original-width=\"1152\" height=\"225\" src=\"https:\/\/2.bp.blogspot.com\/-EP8YxNgEVRw\/WiOYRJ5nkrI\/AAAAAAAAGCY\/Mpenpz8GAbs3TWQwTh7keamtjafaINWGgCEwYBhgL\/s400\/IMG-20171203-WA0075.jpg\" width=\"400\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003EMinggu 3\/12\/2017 VJC bekerja sama MBL MR 90 Reg. 2 Jateng DIY menyelenggaran Bakti Sosial (Baksos) pada Korban bencana banjir Dusun Wunut Desa Sompok, Kec. mogiri Kab. Bantul\u0026nbsp; Jogjakarta.Dalam penyelenggaraan acara tersebut sejumlah kebutuhan penting telah didistribusikan secara bersama sama. Bukan hanya para anggotanya, namun mereka para pengurus Vantrend Jogja Club \/ VJC ( Ketua Husni chamin, sekret Richmon Zakaria, bendahara Suyatno) juga ikut langsung dalam penyerahan bantuan.\u0026nbsp; \u003Cbr \/\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp;Dikatakan oleh Ketua penyelenggara bahwa bantuan yang duberikan kepada para korban banjir berupa pakaian layak pakai dan pakaian baru, sembako, penerangan. serta air bersih\/air mineral dan lain lain.\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u0026nbsp;Menurut Husni Chamin Ketua penyelenggara bahwa tujuan menyelenggarajan Baksos tersebut sebagai wujud kepedulian terhadap sesama. pihaknya juga merasa ikut prihatin atas terjadinya musibah bencana di berbagai daerah. Ditanya mengenai sumber dana ia mengatakan bahwa dana murni diperoleh dari kepedulian para anggota dan bersifat suka rela. Meski demikian ia juga tidak menolak jika masyarakat lain ikut peduli untuk membantu para korban bencana. untuk itu bagi para Donatur bisa ikut Peduli melalui Panitia atau dengan cara Transfer uang ke rekening BRI 0029 01 0185851 53 5 atas nama SUYATNO (Panitia Baksos).\u003C\/div\u003E\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\u0026nbsp;Sementara itu, atas suksesnya penyelenggaraan Baksos tersebut Ketua Penyelenggara Husni Chamin atas nama VJC dan MBL MR 90 Reg. 2 Jateng DIY menyampaikan rasa terima kasih pada semua pihak serta berharap acara Baksos bisa selalu diselenggarakannya. gik\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/752637617636304653\/posts\/default\/2319586119405949654"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/752637617636304653\/posts\/default\/2319586119405949654"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/www.radarminggu.com\/2017\/12\/peduli-bencana-komunitas-mazda-mbl-mr.html","title":"Peduli Bencana, Komunitas Mazda MBL MR 90 Regional 2 Jateng DIY lakukan Bakti Sosial"}],"author":[{"name":{"$t":"radar minggu"},"uri":{"$t":"https:\/\/plus.google.com\/107884203273735423979"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"32","height":"32","src":"http:\/\/lh4.googleusercontent.com\/-c6MpHOo97t0\/AAAAAAAAAAI\/AAAAAAAAAYQ\/jZ5rv2EQN2Q\/s512-c\/photo.jpg"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-bQKQcTWAmQU\/WiOYREn86PI\/AAAAAAAAGCU\/IgzCRZnJt4E7Ocf9gZeMbHeMdRZMiY-dwCLcBGAs\/s72-c\/IMG-20171203-WA0068.jpg","height":"72","width":"72"}}]}}); } /* FILE ARCHIVED ON 00:39:53 Dec 21, 2018 AND RETRIEVED FROM THE INTERNET ARCHIVE ON 03:01:31 Jun 04, 2026. JAVASCRIPT APPENDED BY WAYBACK MACHINE, COPYRIGHT INTERNET ARCHIVE. ALL OTHER CONTENT MAY ALSO BE PROTECTED BY COPYRIGHT (17 U.S.C. SECTION 108(a)(3)). */ /* playback timings (ms): capture_cache.get: 0.447 captures_list: 0.506 exclusion.robots: 0.081 exclusion.robots.policy: 0.072 esindex: 0.007 cdx.remote: 12.189 LoadShardBlock: 52.58 (3) PetaboxLoader3.datanode: 94.4 (4) load_resource: 369.947 PetaboxLoader3.resolve: 260.973 */